Wall street VS Padangstreet
Baru abis-abis baca tentang sejarah wall street di Amerika. Ceritanya pingin cari kecocokan antara yang jalan yang di sana (Amerika sono) sama jalan yang di sini. Hehehe… Ceritanya jalan di sana (wall street) dinamain begitu karena memang dulu di jalan itu Belanda membangun dinding (wall) yang berfungsi sebagai benteng untuk melindungi mereka dari serangan suku Indian, bajak laut, dan ancaman bahaya yang lain. Nah kalau di sini gak nemu kenapa dinamain Jalan Padang, apa karena banyak orang Padangnya atau ada pohon Padang ??? → mulai gila karena gak nemu jadi nyama-nyamain ama Menteng dari pohon Menteng…????
Awalnya adalah cita-cita.
Kesamaan yang gue lihat adalah adanya kesamaan cita-cita antara tokoh perintis wall street dan Padang street. Sama seperti jalanan lain pada umumnya, Wall street tadinya adalah tempat berkumpulnya para pedagang yang kemudian membangun toko, gudang, gereja, akhirnya balai kota.
Sejak pertama berkembang, dibutuhkan waktu hampir 50 tahun bagi penggagas Bursa Saham New York,Wall Street, hingga kemudian mereka berhasil memantapkan posisinya sebagai bursa saham terbesar di Amerika.
Tak begitu beda, jalan Padang pun tadinya hanyalah kumpulan rumah, namun sekarang telah menjadi pusat penyebaran Agama Buddha Niciren Syosyu di Indonesia. Jalan Padang bagi para masyarakat sekitar pun telah dikenal selain sebagai tempat keagamaan juga dikenal sebagai tempat yang melakukan berbagai kegiatan sosial bagi banyak masyarakat Jakarta, spt: Posko Banjir Jakarta, perintis gerakan reboisasi di kawasan manggarai dsb. Selain itu Jalan Padang selalu dipenui oleh ratusan anak muda yang selalu membuat perubahan bagi lingkungannya.
Kini sudah lebih dari 40 tahun Niciren Syosyu di Indonesia dengan organisasinya Yayasan Pandita Sabha Buddha Dharma Indonesia (YPSBDI) telah berkembang dan penganuntnya pun telah mencapai 1,2 juta orang umat. Saya hanyalah satu dari ratusan staff organisasi ini yang berasal dari 19 propinsi di Indonesia yang terus berjuang untuk kemajuan bangsa Indonesia.
And I’m proud being part of that.
Wuihh serius banget euy jadi tulisannya…hehehe…mikir lagi buat tulisan selanjutnya…moga2 bisa tiap minggu bisa 1 tulisan tentang jalan padang…